Tampilkan postingan dengan label Tentang Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Cinta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Juni 2010

JiKa Kau BertanYa


Jika Kau Bertanya


Jika kau bertanya padaku
Kenapa aku tertarik padamu

Aku hanya bisa menjawab
Mungkin kau tak sehebat para pesohor
Namun dirimu apa adanya yang berhiaskan imanlah
Yang telah membuatku jatuh padamu


Jika kau bertanya padaku
Seberapa besar cintaku padamu nanti

Aku hanya bisa menjawab
Cintaku padamu hanyalah sebesar sisa cinta yang ada
Karena cintaku telah ku bagi pada Tuhanku, keluargaku dan sahabatku
Namun jika kau bisa mencintai Tuhanku, keluargaku dan sahabatku
Maka sebesar itulah cintaku padamu


Jika kau bertanya padaku
Seberapa besar imanku
Aku hanya bisa menjawab
Aku tak sebaik Siti Aisyah
Aku juga belum bisa seperti muslimah – muslimah shalehah
Namun insya Allah kau akan mendapatiku
Sebagai orang yang mau belajar tentang agama kita

Jika kau bertanya padaku
Tentang perkawinan menurutku

Aku hanya bisa menjawab
Perkawinan bukanlah dua orang yang sama dalam sgala hal dan menjadi satu
Pernikahan itu adalah keberanian untuk bertoleransi dengan ide
Dan berdamai dengan egoisme dengan landasan agama


Jika kau bertanya padaku
Mengapa aku memilihmu

Aku hanya bisa menjawab
Aku adalah orang yang lemah
Dan aku memilihmu agar dapat menopangku saatku lemah
Dan mendorongku saatku futur


Jika kau bertanya padaku
Bisakah aku menunggumu

Aku hanya bisa menjawab
Aku akan menunggumu sebatas ku mampu
Namun jika kau memilih saudariku yang lain
Hanya doa barokah yang bisa ku berikan untuk mengiringi walimahanmu


Jika kau bertanya padaku
Akankah aku menerima lamaranmu sebagai sebuah bukti

Aku hanya bisa menjawab
Aku cuma perlu menunggu satu hal darimu
Kapan engkau akan bertanya hal itu padaku




It's dedicated to my abi-chan ( yang gak tau dimana dan siapa)^^/,,,

HarusKaH Aku MenUnggu

Mereka yang tidak menyukainya, menyebutnya tanggung jawab...
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan...
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian...
Mereka yang saling mencintai, menyebutnya takdir...

Percayakah bahwa Tuhan selalu mengetahui yang terbaik bagi diri kita? Bahwa Tuhan akan memberi kita kesusahan untuk menguji? Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmahNya bisa tertanam dalam. Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan dibaliknya. Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, >Dan ketika mimpi hanya sebatas mimpi.harapan sebatas doa.dan cinta seabtas menunggu dan air mata,namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik... (Amiin) >.<

Mengapa menunggu? Karena walaupun kita ingin mengambil suatu keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa. Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, tapi tentunya kita tidak ingin sembrono bukan?

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu...
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu...
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu...

Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan ketimbang memilih "yang ada". Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada. Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat bagi kita nantinya. Karena hidup ini, terlampaui amatlah cepat. Bahkan terlalu singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah. Karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.

Bunga tidak mekar dalam waktu semalam. Masjid Nabawi tidak dibangun dalam waktu sehari. Kehidupan dirajut dalam rahim selama kurang lebih 9 bulan 10 hari. Cinta yang agung terus bertambah selama kehidupan. Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama dan penantian kita tidaklah sia-sia.

Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal, iman, keberanian, dan pengharapan, penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorang pun bayangkan. Pada akhirnya, Tuhan dalam segala hikmahNya meminta kita menunggu, karena alasan yang penting… =)